Panduan Pengawas Madrasah Pada Masa Pandemi Covid19

Posted on

artikelguru.com – Salam Sejahtera bagi kita semua sahabat pendidik dan semua Pelajar dimanapun berada. Berikut kami informasikan Panduan Kerja Pengawas Madrasah Pada Masa Pandemi Covid-19 ini.
Pandemi Covid-19 telah mengubah mekanisme kehidupan yang normal menjadi tidak normal termasuk pola pembelajaran pada madrasah, cara berinteraksi dalam proses belajar-mengajar, media pembelajaran, dan penilaian pembelajaran.

Ini menjadi tantangan bagi pengawas madrasah untuk bisa melakukan rekonstruksi pola pikir, pola kerja, dan pola relasi sesuai dengan kondisi pada masa pandemi covid-19. Oleh karena itu, pengawas madrasah harus mampu mengadaptasi bentuk dan mekanisme pengawasan sesuai dengan kondisi madrasah dan memastikan bahwa pembelajaran di madrasah tetap berjalan secara berkelanjutan.

Panduan Kerja Pengawas Madrasah
Panduan Kerja Pengawas Madrasah

PERAN PENGAWAS MADRASAH

  • INSPIRATOR Memberikan inspirasi kepada Kepala Madrasah, Guru, dan Tenaga Kependidikan dengan contoh dan keteladanan.
  • MEDIATOR Membangun kemitraan dengan berbagai organisasi dalam meningkatkan kapasitas Kepala Madrasah, Guru dan Tenaga Kependidikan.
  • SUPERVISOR Memastikan bahwa pembelajaran tetap berlangsung dan semua siswa mendapatkan layanan pendidikan.

PRINSIP-PRINSIP PENGAWASAN

  1. ADAPTATIF Didasarkan pada kemampuan, kesanggupan, kondisi, dan sikap pihak yang disupervisi.
  2. SEDERHANA Praktis untuk dilaksanakan dan tidak memberatkan Kepala Madrasah, Guru, dan Tenaga Kependidikan.
  3. DEMOKRATIS Menjunjung tinggi azas musyawarah dan memiliki jiwa kekeluargaan.
  4. KOOPERATIF Ada kerjasama yang baik antara Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah, Guru, dan Tenaga Kependidikan untuk menciptakan suasana belajar mengajar yang menyenagkan dan efektif.
  5. KONSTRUKTIF Membangun inisiatif Kepala Madrasah, Guru, dan Tenaga Kependidikan dan mendorongnya untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi peserta didik.

STRATEGI PENGAWASAN

Pengawas Madrasah perlu menerapkan strategi pengawasan yang tepat agar pendampingan terhadap Kepala Madrasah, Guru, dan Tenaga Kependidikan memenuhi Standar Pengawasan Minimal. Strategi tersebut adalah sebagai berikut.

  • Memahami karakteristik kedaruratan madrasah binaan.
  • Memahami kebutuhan Kepala Madrasah binaan.
  • Memahami kebutuhan guru binaan.
  • Memastikan madrasah tetap melaksanakan layanan pendidikan dan pembelajaran kepada peserta didik.
  • Memastikan madrasah mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik dan seluruh stakeholder madrasah.
  • Melaksanakan pengawasan sesuai dengan kondisi pada madrasah binaan.

INDIKATOR KEBERHASILAN

OUTPUT

  • Madrasah mampu menjalankan Proses Pembelajaran dengan aman, nyaman, dan lancar.
  • Kepala Madrasah mampu melaksanakan fungsinya sebagai manajer.
  • Guru melaksanakan proses pembelajaran secara adaptif, inovatif, dan kreatif.
  • Siswa terpenuhi hak mendapat layanan pendidikan.
  • Pengawas Madrasah dan semua warga madrasah terjaga Kesehatan dan keselamatannya.
Baca juga :  Unlimited Backlink New Update 2021

OUTCOME

  • Proses pembelajaran terlaksana sesuai dengan standar minimal.
  • Pengelolaan madrasah berjalan sesuai dengan standar minimal.
  • Proses pembelajaran tatap muka terbatas berjalan sesuai dengan standar protokol kesehatan.

IMPACT

  • Penanaman nilai karakter siswa terpenuhi.
  • Guru dan siswa dapat tetap belajar dengan nyaman, aman dan senang.

MODEL PENGAWASAN

Sebelum menyusun perencanaan pengawasan, Pengawas Madrasah melakukan pemetaan zona lokasi madrasah binaan sebagai dasar penentuan model pengawasan dan pertimbangan kesehatan dan keselamatan pengawas madrasah dan warga madrasah.

Ada 4 (empat) model pengawasan berdasarkan zona lokasi madrasah dan zona tempat tinggal pengawas madrasah.

  1. Madrasah pada zona hijau Pengawas dari zona hijau  Pembelajaran berlangsung pada kelas nyata dengan mengikuti protokol kesehatan. Pengawasan dengan cara tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan.
  2. Madrasah pada zona hijau Pengawas dari zona tidak hijau Pembelajaran berlangsung pada kelas nyata dengan mengikuti protokol kesehatan. Pengawasan jarak jauh dalam jaringan atau di luar jaringan.
  3. Madrasah pada zona tidak hijau Pengawas dari zona hijau Pembelajaran jarak jauh dalam jaringan atau di luar jaringan. Pengawasan jarak jauh dalam jaringan atau di luar jaringan.
  4. Madrasah pada zona tidak hijau Pengawas dari zona tidak hijau Pembelajaran jarak jauh dalam jaringan atau di luar jaringan. Pengawasan jarak jauh dalam jaringan atau di luar jaringan.

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN PROGRAM PENGAWASAN

  1. Melakukan koordinasi efektif dengan Kepala Kantor Kemenag Kab/Ko, Kepala Madrasah binaan dan pihak-pihak terkait untuk menggali informasi tentang zona madrasah (zona hijau, kuning, orange atau merah).
  2. Melakukan pemantauan awal secara daring atau visitasi dan verifikasi terkait pemenuhan persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran baik daring, luring maupun tatap muka sesuai dengan protokol kesehatan bagi madrasah pada zona hijau.
  3. Melakukan pemantauan untuk memastikan bahwa kepala madrasah telah melaksanakan sosialisasi kepada warga madrasah dan orang tua siswa tentang model pembelajaran yang akan dilaksanakan di madrasah dan pemenuhan persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran sesuai dengan protokol kesehatan.
  4. Mengidentifikasi akses dan fasilitas madrasah serta fasilitas yang dimiliki guru, kepala madrasah dan peserta didik untuk menentukan model pembelajaran dan media pembelajaran akan dilakukan.
  5. Merancang rencana dan model pengawasan supervisi akademik, supervisi manajerial dan pembinaan sesuai dengan kebutuhan, akses, fasilitas dan zona lokasi madrasah sebagai berikut :
  • Pengawasan Dalam Jaringan semua aktivitas pengawasan dilaksanakan secara jarak jauh melalui akses internet baik secara virtual atau melalui media sosial seperti WA group, email, telegram, youtube, facebook, Instagram, telegram dll.
  • Pengawasan Diluar Jaringan pengawasan jarak jauh tanpa akses internet. Aktifitas pengawasan dilakukan dengan menggunakan modul, materi tertulis, instrumen, buku pedoman, dan referensi-referensi lain.
  • Pengawasan tatap muka Aktivitas pengawasan dilakukan secara normal dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
  • Pengawasan model gabungan pengawasan yang dilakukan dengan kombinasi online dan ofline sesuia dengan kebutuhan dan kondisi madrasah.
Baca juga :  Simulasi SBMPTN Bersama IKAMALA Megilan 2021

Ruang lingkup program pengawasan memuat uraian tentang materi, kegiatan pengawasan akademik dan manajerial yang meliputi pembinaan, pemantauan, dan penilaian disesuaikan dengan kondisi madrasah. Sedangkan, kegiatan Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru/Kepala Madrasah dapat dilaksanakan jika memungkinkan.

SUPERVISI AKADEMIK

PERENCANAAN

  • Melakukan koordinasi dengan kepala madrasah untuk mengidentifikasi akses dan fasilitas yang memungkinkan untuk dapat digunakankan oleh guru baik secara daring, luring atau tatap muka bagi madrasah yang berada pada zona hijau.
  • Menyusun RPA dan instrumen supervisi sesuai dengan zona, akses, kebutuhan guru, dan tingkat literasi digital guru.
  • Melakukan pertemuan awal dengan guru secara daring, luring, atau tatap muka dengan protokol kesehatan untuk menyusun kesepakatan tentang model supervisi, format RPP, dan instrumen yang akan digunakan dalam pelaksanaan supervisi serta memberikan penguatan tentang pembelajaran di masa pandemi covid-19.

PELAKSANAAN

  • AKTIVITAS GURU Guru/kelompok guru melaksanakan pembelajara secara daring, luring atau tatap muka dengan protokol kesehatan sesuai dengan RPP dan fasilitas yang tersedia. Pelaksanakan pembelajaran dapat menggunakan media virtual dengan melibatkan guru, siswa, kepala madrasah dan pengawas atau guru mebuat rekaman video dan mengirimkannya kepada pengawas madrasah melalui media sosial yang digunakan oleh guru. Pada madrasah di zona hijau guru dapat melakukan pembelajaran tatap muka dengan tetap memenuhi protokol kesehatan.
  • AKTIVITAS PENGAWAS Melakukan observasi sesuai dengan RPA yang dilakukan secara daring, luring atau observasi langsung apabila pembelajaran dilakukan dalam kelas tatap muka dengan protokol kesehatan. Mencatat temuan dan melakukan analisis tentang kekurangan, kelebihan dan kendala yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran.

EVALUASI

Dari hasil analisis data observasi tentang kekurangan, kelebihan dan kendala baik individu guru/kelompok guru selanjutnya pengawas bersama guru menyusun tindak lanjut agar pembelajaran selanjutnya dapat berjalan lebih berkualitas dengan langkah sebagai berikut.

  • Mengajak guru, kelompok guru untuk melakukan pertemuan guna merefleksikan proses pembelajaran yang sudah dilakukan baik secara daring/luring atau tatap muka dengan protokol kesehatan.
  • Memberikan saran perbaikan dan motivasi untuk perbaikan proses pembelajaran berikutnya.
  • Membuat catatan hasil supervisi untuk didokumentasikan sebagai bahan pembinaan pada kegiatan selanjutnya.
  • Merencanakan tindak lanjut pembinaan/pendampingan individual maupun kelompok secara daring atau tatap muka sesuai protokol kesehatan.

 

Panduan Kerja Pengawas Madrasah
Panduan Kerja Pengawas Madrasah

 

panduan kerja pengawas madrasah
panduan kerja pengawas madrasah

 

Demikian informasi Panduan Kerja Pengawas Madrasah Pada Masa Pandemi Covid-19 yang dapat kami paparkan semoga ada manfaat dan hikmanya. Untuk selengkapnya Panduan Kerja Pengawas Madrasah Pada Masa Pandemi Covid-19 Final bisa download di sini. Klik Download    Update 15 Desember 2020

Baca Juga :

Semangat Belajar Hingga 200% Begini Caranya

4 kunci Sukses Yang Sering Kamu Lewatkan

Super Genius Begini Salah 1 Caranya

5 Strategi Belajar Anak Yang Tepat

Gravatar Image
Barangsiapa yang berangkat menimba ilmu untuk mengamalkan ilmu, niscaya ilmu yang sedikit pun akan bermanfaat baginya. Makin dalam iman dan ilmu yang kamu miliki, maka kamu akan makin merasakan kedamaian.