Super Genius Begini Salah 1 Cara Mudah Mendapatkannya

Posted on

Genius adalah seseorang yang memiliki otak luar biasa  bagaimana mereka bisa memiliki otak yang luar biasa apakah dengan cara belajar yang efektif dan mental belajar yang kuat . Sering kita mendengar, bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan Genius, benarkah pernyataan tersebut, padahal kenyataannya ada anak yang pandai ada yang kemampuannya kurang, hal ini bisa di lihat dari siswa dalam satu kelas. mengapa dalam satu kelas terdapat siswa yang pandai dan tidak pandai ?

padahal dalam satu kelas gurunya sama, bukunya bisa jadi sama, ruangannya sama tetapi hasilnya berbeda , mengapa ? ataukah Genius dikarenakan keturunan Orang Tua ? Fakta menunjukan bila Orang Tua Siswa pandai , maka kecenderungan anaknya juga pandai. Ataukah Faktor lingkungan yang membuat proses pendidikan anak menjadi pandai atau tidak pandai ?.

 

genius Albert Eintein
wikipedia

Andaikan terlahir seorang bayi yang berasal dari keturunan orang tua Genius, tetapi bayi tersebut diletakkan di tengah hutan yang di kelilingi oleh komunitas hewan dan tidak ada komunikasi dengan manusia, melainkan hanya diberi makan dan minum saja, sehingga dapat mempertahankan hidupnya, apa yang terjadi dengan bayi tersebut? , Bisakah bayi tersebut menjadi Genius ?.  saya yakin bayi tersebut tidak akan menjadi Genius.

bahkan bisa jadi bayi tersebut mempunyai tingkah laku seperti yang ada di sekelilingnya / di sekitarnya. ini menunjukkan bahwa lingkungan sekitar sangat berperan dalam pembentukan pribadi yang Genius. Tetapi kita tidak perlu Risau karena secara Fitrah sebenarnya setiap manusia di karuniai otak yang luar biasa. Fakta mengenai otak kita, dalam otak kita terdapat 100 milyar Neuron, 100.000 pembuluh darah, serta terdapat 1000 sampai 10.000 sinapsis untuk setiap neuron di otak. berat otak kita adalah sekitar 2% dari berat tubuh kita, berat otak pria 1.35 kg sedangkan berat otak wanita 1.25 kg.

Bukan beratnya yang penting, melainan besar kekuatannya yang sama antara pria dan wanita. Selama 4 – 6 jam otak kita dapat bertahan tanpa oksigen sebelum mulai mati. otak kita merupakan organ tergemuk dari seluruh organ, setiap orang memiliki jumlah sel yang sama pada otak ketika lahir sampai dewasa, namun sel mereka tumbuh mencapai ukuran maksimal pada usia sekitar 6 tahun. ketika baru lahir otak memiliki ukuran 3 kali dari ukuran normal. oleh karena itu tidak heran seorang bayi memiliki ukuran kepala yang besar.

Rasa sentuh pertama untuk dikembangkan di dalam janin. bayi merasakan sensasi ini dengan bibir dan pipi di usia 8 minggu. manusia perlu melatih otaknya, karena kegiatan mental merangsang pembuatan neuron baru sepanjang seluruh kehidupan kita. sambungan baru dibuat setiap kali kita mengingat sesuatu atau memiliki pemikiran baru.

Koneksi yang lebih keras dan emosi dihubungkan ke kenangan. Ingatan di picu oleh sesuatu yang harum ( sepert parfum ) ada hubungan yang lebih kuat, dan karena itu lebih intens dari lainnya. Oksigen mengalir dalam aliran darah sebanyak 20% ke otak. Selama 8 – 10 detik sebelum manusia kehilangan kesadarannya dikarenakan kehilangan darah.

Baca juga :  Modul Belajar Literasi dan Numerasi Jenjang SD 2021

Untuk mengaktifkan otak manusia sewaktu bangun dari tidur , otak membutuhkan 10 -23 watt. Senangi tidurmu karena itu mungkin waktu terbaik untuk otak menghapus semua data dalam ingatan kita hari ini. Otak bukan otak yang bisa merasakan ketika manusia sakit kepala karena tanpa  sel penerima rasa sakit , otak manusia tidak dapat merasakan sakit. Otak yang memiliki kekuatan super, yang memungkinkan mereka untuk kadang-kadang merasakan rasa yang lain yang tidak dapat didektesi,mereka memiliki lebih banyak indera perasa dan otak lebih peka terhadap rasa dari makanan dan minuman.

Ketika kita tidur,Kita hampir lumpuh karena otak kita menciptakan sebuah hormon untuk mencegah kita melakukan semua hal yang ada dalam mimpi kita. Sungguh luar biasa , kita dianugrahi otak yang begitu lengkap,tetapi apabila kita melatihnya,maka otak kita tidak akan berfungsi secara optimal,sebagai ilustrasi kita akan menanam bibt unggul , apakah nati akan menghasilkan hasil yang unggul juga ?,saya kira tergantung dari lahan yang kita tanam di lahan yang tandus serta tanpa pemberian pupuk.

maka bibit unggul tersebut tidak akan menghasilkan dengan baik, ini sama dengan otak kita. meskipun kita Telah di anugerahi dengan otak yang luar biasa tetapi jika kita tidak melatihnya secara benar maka jangan harap kita akan menjadi orang yang Genius.

Semakin banyak informasi yang kita dapatkan maka akan masuk ke otak kita , maka semakin banyak pula sambungan sel di dalam otak kita itu artinya akan menjadikan kita orang yang Genius. itu sebabnya tidak ada manusia Genius tanpa ada proses Pendidikan dalam dirinya. Pendidikan bisa di peroleh dari berbagai proses kehidupan kita. Tugas kita yang akan mengarahkan kemana dan keahlian apa yang akan kita inginkan.

Gen yang kita warisi adalah terbatas, tetapi kemampuan otak untuk mengembangkan miliaran koneksi baru antar sel sangatlah tidak terbatas, Pendidikan , pengetahuan, proses belajar dan pengalaman hidup memberi pengaruh besar terhadap kegeniusan kita. kita memang di lahirkan berbekal otak yang luar biasa, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana yang harus kita lakukan dengan otak kita agar maksimal atau menjadi genius.

Menjadi Pribadi yang Super Genius

Kita bisa bercermin dari para tokoh yang di anggap genius seperti Mozart , Da vinci dan Albert Einstein. mereka mencapai keberhasilan mencapai kegeniusan dengan cara mereka sendiri. mereka yakin terhadap bakat masing – masing dan percaya di dalam mengembangkannya dengan cara yang di anggap paling sesuai dengan kondisi masing-masing.

Keistimewaan dari otak mereka adalah jaringan konektivitas sel otaknya yang lebih sehat di bandingkan otak manusia pada umumnya pada zamannya. dengan kata lain jaringan otaknya terjalin dengan lebih baik. di samping di berikan otak yang luar biasa ternyata lingkungan juga mendukung dalam pengembangkannya.

  1. Mozart
    Ayah Mozart adalah seorang pemain biola dan musisi handal di salburg Austria. ia melatih anaknya bermain harpsichord, biola, dan musik di saat Mozart masih kanak-kanak, ia mengenalkan Mozard kepada orang berpengaruh di Salburg , Usia bukanlah halangan bagi mozart untuk mempelajari dan mengembangkan teknok music yang rumit. ketika muda mozard menunjukkan ketertarikannya terhadap music lebih dari yang lainnya dan orang tuanya mendorong dan mendukungnya dengan sepenuh hati dan menjadikannya orang yang suksess.
  2. Da vinci
    lain lagi dengan Leonardo da Vinci, orang tuanya mendukung ketertarikannya terhadap bidang studi matematika, sains, music dan seni saat remaja da vinci menjadi murid di sebuah studio yang sangat terkenal yaitu  Andrea del verrocchio, pada saat di studio tersebut beliau mengembangkan  ketrampilan artistiknya,  pada saat bersamaan juga ia berkesempatan mengembangkan bakatnya dengan melakukan penemuan-penemuan keilmuanya  serta menggabungkan dengan keterampilan artistiknya sehingga menghasilkan gagasan yang jelas dan indah.
  3. Albert Einstein
    Sebaliknya Albert Eintein, pada awalnya lebih merasakan pengalaman pendidikan konvensional seperti sekarang, tetapi sejak kecil keluargannya memberikan dukungan yang luar biasa terhadap pengembangan bakat dan telentanya. ia mulai sekolah dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. pada mulanya ia lebih tertarik pada pemikiran relegius dan etika, dalam perjalanannan hidupnaya ia pernah gagal dalam ujian masuk perguruan tinggi, tetapi setahun kemudian ia tetap bersekolah di fedeeral polytecnic institute di zurich.bakat eintein belum terlihat saat dia menjalani pendidikan formal, setelah lulus dri institute, ia berpindah menjadi guru, sejak itulah pemikiran,gagasan dan kreativitasnya ditemukan dan disebarkan hanya ia cerdas tetapi juga berkat ketekunannya dan keingintahuannya, ia tidak mudah menyerah, hidupnya penuh dengan tantangan dan rintangan tetapi ia terus maju dan tidak berputus asa. kita bisa melatih otak kita dengan berpedoman pada 6 w yaitu why (mengapa), what (apakah), when (kapan), who (siapa), where (dimana), how (bagaimana). keenam kata tersebut bisa kita perluas dengan contoh pertanyaan berikut :
  1. mengapa kita harus belajar ?
  2. mengapa bumi ini ada ?
  3. mengapa ada gaya tarik antara dua benda ?
  4. apakah fungsi dari organ tubuh ?
  5. kapan makhluk hidup itu ada ?
  6. siapa yang menciptakan ?
  7. dimana pertama kali di ciptakan ?
  8. dan bagaimana proses penciptaan ?
Baca juga :  4 kunci Sukses Yang Sering Kamu Lewatkan, Coba Cek Sekarang

kesemua itu contoh pertanyaan yang perlu kita renungkan dan kita analisa untuk melatih kinerja otak kita.

 

Bagaimana ……. Sudah siap jadi orang Genius … ?

Buktikan anda mampu dan bisa tanpa putus asa !!!!

 

Gravatar Image
Barangsiapa yang berangkat menimba ilmu untuk mengamalkan ilmu, niscaya ilmu yang sedikit pun akan bermanfaat baginya. Makin dalam iman dan ilmu yang kamu miliki, maka kamu akan makin merasakan kedamaian.